Kamis, 13 Juni 2013

10 Pesan Rasulullah SAW untuk Wanita

"Ketika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan mematuhi suaminya, maka dia akan masuk surga dengan beberapa pintu yang dia inginkan."(HR Bukhari)



"Harta yang utama adalah lisan yang senantiasa berdzikir, hati yang senantiasa bersyukur, dan istri beriman yang membantu suami dalam menegakkan bangunan imannya."(HR Ibnu Majah)



"Barang siapa beriman kepada ALLAH SWT dan hari akhir, hendaklah ia tidak mengganggu tetangganya. jagalah pesanku tentang kaum perempuan agar mereka diperlakukan secara baik. sebab mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. jika engkau berusaha meluruskan, tulang itu akan patah. jika engkau membiarkannya, tulang itu tetap bengkok. oleh karena itu, jagalah pesanku tentang kaum perempuan agar mereka diperlakukan dengan baik."(HR Bukhari Muslim)






"Rasulullah SAW melaknat perempuan-perempuan yang mencukur alisnya atau minta dicukur alisnya."(HR Abu Dawud)



"Sebaik-baik seorang perempuan adalah orang yang membuatmu senang jika engkau melihatnya."(HR Thabrani)



"Wahai kaum perempuan, bersedekahlah dan perbanyaklah memohon ampun kepada ALLAH SWT, karena aku melihat - pada malam Isra' - kebanyakan penghuni neraka adalah jenis kalian." seorang perempuan bertanya,"apakah sebabnya kebanyakan penghuni neraka dari jenis kami?" beliau menjawab,"karena kalian sering melaknat dan meremehkan apa yang diberikan suami. Aku juga melihat kebanyakan kalian kekurangan akal dan agama. "periwayat hadist inipun bertanya,"ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan kekurangan akal dan agama?" beliau menjawab," kesaksian dua orang perempuan sebanding dengan seorang laki-laki. inilah yang dimaksud dengan kekurangan akal. selain itu, ketika sedang haid, perempuan tidak shalat dan tidak berpuasa selama beberapa hari. inilah kekurangan dalam beragama."(HR Bukhari Muslim)





"Seorang mukmin (suami) tidak boleh membenci seorang mu'minah (istri), jika dia tidak menyukai lantaran sesuatu perangainya, maka ia akan senang pada perangainya yang lain."(HR Muslim)



"Mana-mana perempuan yang memakai bau-bauan kemudian ia keluar melintasi kaum lelaki asing, maka ia adalah perempuan zina, dan tiap-tiap mata yang memandang itu adalah zina."(HR Ahmad)



"Perempuan yang melabuhkan pakaian dalam keadaan berhias bukan untuk suaminya dan muhrimnya, adalah seumpama gelap gulita di hari kiamat, tiada cahaya baginya(HR Tirmidzi)



"siapapun wanita yang meminta cerai kepada suaminya tanpa alasan yang benar, maka diharamkan baginya aroma surga."(HR Abu Dawud)